Wednesday, August 9, 2017

REVEW NOVEL MY BITTERSWEET MARRIAGE



Di era digital kayak sekarang ini segalanya terasa ada dalam genggaman. Tapi, itu juga membuat beberapa media cetak gulung tikar dan berganti ke digital. Honestly, aku lebih suka novel atau majalah yang berbentuk cetak daripada digital. Emm, Padahal kalau dipikir2 nulis lewat digital, lebih bebas dan jangkauannya juga lebih luas.
Sudah cukup curhatnya. Langsung aja ke point. Aku kali ini mau review novel yang awal tulisannya dari Wattpad. lalu, tahun 2016 diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Judulnya My Bittersweet Marriage karangan Ika Vihara. Ini novel pertamanya yang di terbitkan.
Kalau di lihat dari covernya.  sederhana, bergambar sepeda keranjang berwarna kuning. Tapi, ternyata setelah baca novelnya. Ternyata sepeda itu menggambarkan, sepeda itu dibeli Afnan, karena senada dengan warna sepeda miliknya. Sepeda itu  menemani Hessa berkeliling di sekitar kota Aarhus.
Cerita singkatnya, Hessa diperkenalkan oleh mamanya, dengan cowok blasteran, ganteng, dan mempunyai kerjaan yang mapan, dia bernama Afnan. Awalnya, Hessa nggak mau karena dia berpikir kalau cowok seperfect itu mana mau dijodohin-jodohin. Kebetulan mama Hessa dan Afnan menjalin persahabatan. sebenarnya, ada rasa takut di diri Hessa sebagai perempuan umur 27 tahun, dia sudah cukup matang, adiknya saja yang umur 25 tahun sudah punya pacar, dan menunda menikah karena tidak ingin mendahului Hessa.
Pertemuan keduanya dengan Afnan, Hessa berfikir apa yang dikatakan Afnan semuanya realistis, tapi menikah dengan orang yang belum dikenal apalagi harus tinggal di luar negeri, keluar kota sendirian saja Hessa belum pernah. Afnan memberikan Hessa waktu untuk berfikir untuk menikah dengan Afnan.
Hessa merasa bahwa memang sudah saat dia sudah menikah. Dia memberikan kabar pada Afnan. Selama berapa bulan mereka saling mengenal (LDR) karena Afnan bekerja di luar negeri. Setelah Menikah, Hessa ikut dengan Afnan pindah ke Aarhus. Tempat yang asing untuk Hessa. Dan, ia harus rela meninggalkan keluarga, dan pekerjaan yang dicintainya.
Tubuh hessa tak bisa beradaptasi dengan baik dengan cuaca di lingkungan barunya. Ia di diagnosa terkena Seasonal Affective Disorder. Keinginannya untuk punya anak terpaksa ditunda. Hessa seolah depresi, seolah ia merasa Afnan hanya peduli dengan pekerjaannya saja.
Setelah kehilangan bayinya, akhirnya keduanya mulai berpikir bahwa selama ini yang mereka prioritaskan adalah diri sendiri, bukan hubungan keduanya, Afnan mulai menunjukkan perhatiannya, dan berusaha membuat Hessa damai dengan lingkungan barunya, begitu juga dengan Hessa ia berusaha membuka diri, dan menyatu dengan lingkungannya.
Setting tempatnya di kota Aarhus di Denmark. Aku suka sih, kalau ngambil setting tempatnya di kota/ negara asing, kita jadi lebih tahu tentang budayanya, cuaca saat baca novel ini. kalau point of view, pengarangnya pakai view orang ketiga. Terkadang view orang ketiga terkesan kaku, tapi novel yang satu ini cara menggambarkan ceritanya luwes, dan cukup detail. Konflik masalahnya dimulai Hessa pindah ke kota Aarhus, Hessa merasa bosan, dan tidak nyaman dengan lingkungan barunya, sedangkan Afnan sibuk dengan pekerjaannya, sampai Hessa di diagnosa SAD. Keinginan punyak anakpun harus ditunda,karena dokter menyarakan Hessa harus sembuh terlebih dahulu. Hessa sudah sangat menginginkannya kehadiran bayi, namun, Afnan tidak mengizinkan,.
Banyak fans yang bilang, lebih suka cerita originalnya yang di Wattpad daripada hasil cetaknya. Yang di Wattpad lebih bikin greget Afnannya. Cuma, karena aku nggak pernah baca yang di Wattpad, jadi menurutku ini cukup bagus.
Perempuan-perempuan yang mau menjelang menikah dan sudah menikah wajib baca novel My Bitterswet Marriage. Karena, menikah itu yang dijalani nggak sekadar manis-manisnya aja, tapi ada pahitnya juga. Seperti dermaga yang berlayar di lautan bebas, tenang, berombak, dan ada kalanya badai juga.
Buat kalian yang suka nulis, atau baca kayak aku, sekarang sudah banyak media online yang menyediakan bakat dan hobi kalian. Salah satunya Wattpad. Semoga kehadiran media online buat kita lebih semangat dan bebas menyalurkan hobi kita. Selamat Berkarya!!


No comments:

Post a Comment